Januari 25, 2009 • 5:49 am
Menggunakan VB atau C# dengan DataGrid-nya, seorang pemula tidak akan kesulitan untuk menampilkan data kedalam DataGrid, karena tinggal set property DataSource-nya saja, maka data akan ditampilkan, tetapi akan sangat berbeda jika menggunakan Java yang menyediakan jTable sebagai komponen penyaji data, karena sebelumnya kita harus tahu bagaimana konsep untuk menampilkan data kedalam jTable. Berikut adalah step-step yang bisa dilakukan untuk binding data ke jTable.
void bindTable(){
//step 1, deklarasi variable bertipe Vector
//mengapa Vertor dan bukan Array? karena vector fleksible, Array statis.
//---------------------------------------------------------
Vector cn = new Vector(); // variable untuk nama kolom
Vector row;// variable untuk satu baris data
Vector allRow = new Vector();// variable untuk semua baris data
//step 2, Memasukan nama-nama kolom kedalam objek cn
//---------------------------------------------------------
cn.addElement("NIM");
cn.addElement("Nama");
cn.addElement("IPK");
//step 3, masukan data-data
//---------------------------------------------------------
// masukan data kedua
row = new Vector();
row.addElement("980023");
row.addElement("Ketut Widi Astawan");
row.addElement(3.00);
allRow.addElement(row);
// masukan data kedua
row = new Vector();
row.addElement("980028");
row.addElement("Bayu Yulianto");
row.addElement(3.23);
allRow.addElement(row);
// masuka data ketiga
row = new Vector();
row.addElement("980017");
row.addElement("Sugeng Cahyono");
row.addElement(2.90);
allRow.addElement(row);
//step 4, buat objek tablemodel untuk model tabel
//---------------------------------------------------------
TableModel model = new DefaultTableModel(allRow , cn);
// set model jtable
jTable1.setModel(model);
//step 5, modifikasi kolom jtable (jika diperlukan)
//---------------------------------------------------------
DefaultTableCellRenderer renderer = new DefaultTableCellRenderer();
TableColumnModel tm = jTable1.getColumnModel(); // ambil kolom2 ke TableColumnModel
//modifikasi kolom NIM
renderer.setHorizontalAlignment(JLabel.CENTER); // modifikasi aligment
renderer.setBackground(Color.GREEN);
TableColumn tc = tm.getColumn(0); //
tc.setPreferredWidth(5);
tc.setCellRenderer(renderer);
//modifikasi kolom IPK
renderer = new DefaultTableCellRenderer();
renderer.setHorizontalAlignment(JLabel.RIGHT); // modifikasi aligment
renderer.setBackground(Color.GRAY);
tc = tm.getColumn(2); //
tc.setCellRenderer(renderer);
tc.setPreferredWidth(5);
}
Jika data-data adalah hasil dari eksekusi query, maka kita tinggal mengganti step3 dengan looping record pada ResultSet.
Contoh :
.....
ResultSet rs=stmt.executeQuery(sql);
while(rs.next()){
row = new Vector();
row.addElement(rs.getObject("NIS"));
row.addElement(rs.getObject("nama"));
row.addElement(rs.getObject("IPK"));
allRow.addElement(row);
}
Filed under: Java
Januari 21, 2009 • 10:54 am
Cara menggunakan CommonDialog untuk memilih printer yang akan digunakan untuk mencetak :
Sub Cetak()
On Error GoTo err_han
' hidupkan property CancelError untuk menangkap error saat cancel
' saat dipilih Cancel akan timbul error nomor 32755
' error tersebutlah yang akan kita tangkap untuk pembatalan
Me.CommonDialog1.CancelError = True
' munculkan printer dialog
Me.CommonDialog1.ShowPrinter
' contoh data yang akan dicetak
Printer.Print "Test"
Printer.EndDoc
Exit Sub
err_han:
If Err.Number = 32755 Then
MsgBox "Cetak dibatalkan", vbInformation
End If
End Sub
Filed under: VB 6
Januari 20, 2009 • 10:56 am
angka 65000000, kalau diformat ke format German menjadi, 65.000.000,00. Nah … untuk membaca kembali angka yang telah diformat tersebut kita tidak bisa langsung membaca dan menampung kedalam variable (double, decimal, dll), karena akan terjadi error (kecuali mungkin kalau setting regional di OS adalah German/Indonesia).
Cara untuk membaca angka tersebut kembali adalah:
NumberFormat nf1 = NumberFormat.getInstance(Locale.GERMAN);
Object nilai = null;
try{
nilai = nf1.parse("65.000.000,00");
}catch(Exception ex){
ex.getMessage();
}
Filed under: Java
Januari 18, 2009 • 4:10 am
Tintanya sudah full kok nggak mau keluar tulisan…!!!, kejadian ini sering terjadi pada orang yang sedang menjahit pakaian, ??? ngawur…!!!, ups… pada orang yang sedang mencetak laporan ke printer he he he…
Sumber Permasalahan
OK.. permasalahan diatas sering saya temukan, dan beberapa kali juga pernah dimintai tolong untuk memperbaikinya…(padahal saya bukan orang hardware, tapi software. tapi kalau orang awam nggak perduli kamu ahli HW atau SW, taunya mereka kamu bisa komputer.) . Ok.. lanjut.., tinta ngadat biasanya disebabkan oleh media didalam cartridge yaitu berupa busa yang berfungsi sebagai media penampung tinta, mungkin karena kering atau lain hal sehingga tinta tidak bisa mengalir lancar dari atas kebawah pada saat diperlukan. (mudah-mudahan nggak salah).
Selain pada busa bisa juga permasalah terjadi pada head, mungkin kering atau ada kotoran yang menyumbat sehingga tinta tidan bisa keluar.
Solusi
Untuk permasalahan diatas ada beberapa cara yang dapat kita lakukan, cara cepat dan aman adalah membuang cartrigde itu dan membeli yang baru atau membuang cartrigde bersama printernya dan membeli printer baru… ha ha ha…(kalau anaknya Bill Gate ya ndak masalah). Cara kedua adalah meniup cartrigde, caranya cari lubang tempat kita memasukan tinta isi ulang, letakkan mulut disana lalu tiup kuat-kuat sehingga tinta akan keluar secara paksa dari head cartrigde. Dengan cara meniup kita akan memaksa tinta diabagian atas untuk mengalir kebawah, dengan harapan yang tadinya kering menjadi basah sehingga jalan tinta akan lancar…
Cara diatas beberapa kali pernah saya lakukan dan sering berhasil, khususnya pada printer HP (21 & 22). Tapi pernah juga gagal (mungkin memang cartridge nya rusak). tapi dari pada cartridgenya dibuang, lebih baik dicoba-coba dulu, siapa tau bisa kan bisa berhemat.
Warning!!!
- Meniup kuat-kuat bisa menyebabkan rahang anda sakit…, pegel-pegel tapi tidak encok.
- Meletakkan mulut anda pada cartrigde akan membuat anda merasakan bagaimana manisnya tinta…
Filed under: Journey
Januari 4, 2009 • 2:48 am
Apakah anda pernah mengalami masalah saat foto dari Camera Digital anda akan anda kirim ke teman atau kerabat via email? mungkin anda akan menjawab tidak jika anda mempunyai bandwidth yang besar, tetapi akan ya, jika anda tinggal dikota kecil/pedesaan, yang biasanya bandwidth masih kecil.
Sebagai informasi, file hasil jepretan kamera biasanya beresolusi besar, karena beresolusi besar, pastinya juga akan memiliki ukuran file yang besar pula (biasanya diatas 2 MB). Sehingga jika anda ingin mengirim file tersebut dengan cepat anda harus memperkecil ukurannya. Untuk memperkecil ukuran, anda dapat menggunakan beberapa software grafis seperti, Ms. Paint, Adobe Photoshop, ACDSee, dll. Jika anda tidak familiar dengan software-software tersebut anda dapat menggunakan satu tool yang dikenal dengan Image Resizer Powertoy, tool ini sangat mudah digunakan, tinggal pilih gambar yang akan direzise, klik kanan, pilih rezise. Kelebihan tool ini dibandingkan dengan software grafis lainnya adalah dapat merezise beberapa gambar sekaligus.
Filed under: Application