Astawan’s World

Icon

Just To Remember Something That I Ever Know

Playing with Inno Setup

Hari ini gue menghabiskan waktu dikantor untuk bermain-main dengan Inno Setup, gue lagi bikin package untuk software-software yang gue buat dikantor. Kalau untuk package standar sebenernya dah jadi, tapi gue pengen buat package yang interaktif, nah untuk itu gue lagi coba ngoprek-ngoprek script pascal yang ada di file help.

Sebagai informasi, Inno Setup dapat membuat package yang interaktif, sesuai dengan keinginan anda, Inno Setup menggunakan script Pascal untuk ini, jadi anda yang menguasai bahasa Pascal pasti akan lebih cepat menguasai software ini.

Filed under: Journey

Buat Package Project Vb6 dengan Inno Setup

Package!!! … seberapa pentingkah?

Jawabannya menjadi tidak penting jika implementatornya adalah programmer aplikasi itu sendiri, tatapi Jawabannya akan menjadi sangat penting jika aplikasi akan dijual di pasar umum atau implementatornya adalah orang lain.

Biasanya gue buat package pake PDW alias Package Development Wizard yang merupakan tools bawaan Microsoft Visual Studio 6. Pada awalnya dengan PDW sih lancar-lancar aja, tetapi lama kelamaan mulai timbul masalah seperti File setup.exe yang nggak bisa dipakai, sampai gagal mengcopy dan meregisterkan componen/library.

Nah gue coba untuk coba-coba installer package yang lain, mau coba install shield,  e..e… cari dimana softwarenya, mau download tapi filenya gede banget. Akhirnya gue inget milis VB6 di Indoprog yang ngebahas tentang buat package, dan ada member yang menyebut nama Inno Setup.

Inno Setup

Inno Setup is a free installer for Windows programs. First introduced in 1997, Inno Setup today rivals and even surpasses many commercial installers in feature set and stability.

nah … itu sedikit cuplikan tentang Inno Setup yang dikatakan oleh situs asalnya.


PDW vs Inno Setup

Secara konsep diantara keduanya bisa dibilang sama yaitu sama-sama menghasilkan installer untuk aplikasi yang kita buat (he he… ya pastilah, namanya juga Installer Package)
Ok.. beberapa perbedaan yang ada antara lain pada output setup file dan cara memasukan komponennya.

Output Setup File

Output Pada PDW adalah :

  1. Setup.exe
  2. Setup.lst
  3. [application name].Cab file
  4. Support (folder)

Sedangkan pada Inno Setup hanya menghasilkan satu file setup berekstension .exe.

Pendaftaran Componen/Library

  • Pada PDW, componen dan library secara otomatis akan dikenali dan dimasukan, karena PDW langsung membaca file .vbp (VB Project) yang menampung informasi component / library yang digunakan oleh project.
  • Pada Inno Setup, component/library harus didaftarkan secara manual (haa…!!!, tape dong…)

Itulah sedikit perbedaan yang gue tau, pada awalnya menggunakan Inno Setup memang berat banget, karena kita harus mengetahui file-file apa saja yang harus dimasukan dalam package, Tapi lama kelamaan jadi terbiasa malahan gue tau lebih dalam apa saja yang ada dalam aplikasi gue.

Untuk pendaftaran component, gue punya cara praktis yaitu gue pake dulu PDW untuk buat packagenya, kemudian dari package tersebut gue lihat dan ambil file-file yang dipakai oleh aplikasi, kemudian gue kumpulin dalam satu direktori. Nah.. isi dari direktori ini yang gue masukan ke script Inno Setup.

Eh… ada satu lagi yang lupa, Package output dari Inno Setup bisa dikasih password sedangkan output PDW nggak bisa.

Untuk informasi dan download silahkan kunjungi URL http://www.jrsoftware.org/isinfo.php

Filed under: VB 6

Lihat acara ngobrol dengan pak Ono W Purbo di TV One

Hari ini hari kamis, 25 September 2008, nggak sengaja saya pindah-pindah channel TV, ketika mampir di TV One, ternyata ada acara yang temanya ngobrol tentang E-Banking bersama Vice President Bank Mandiri dan tokoh favorit para blogger, hacker dan pecinta IT di Indonesia yaitu Onno W. Purbo.
Tema yang banyak dibahas disana adalah kejahatan terhadap nasabah pengguna E-Banking yang ditipu lewat suatu website…, ngeri juga!!!, untung saya nggak punya duit banyak, jadi nggak pernah pake E-Bangking… he he..

Menurut Vice President dari Bank Mandiri sebenarnya Bank sudah membuat sistem tersebut seaman mungkin dan akan sulit disusupi oleh para penyusup, dan ini juga dibenarkan oleh Onno W. Purbo.
Dengan sistem yang ada sekarang ini menurut pak Onno memang sulit atau bahkan nggak mungkin disusupi oleh penyusup, akan tetapi penyusup mengalihkan sasaran dari server Bank ke para nasabah yang kebanyakan masih Gaptek alias Gagap Teknologi. Biasanya nasabah akan ditipu dengan mengatakan accountnya sudah tidak aktif lagi, sehingga nasabah bingung dan penyusuf akan melanjutkan dengan meminta nasabah memasukan seluruh data yang akan digunakan untuk membajak/menguras uang si nasabah. Karena dalam keadaan bingung dan khawatir sinasabah kebanyakan akan mengisi seluruh data yang diminta, nah disinilah pembajak akan mendapatkan data yang bisa dipergunakan untuk menguras uang sinasabah.

Ada beberapa tips dari pak Onno kepada nasabah untuk menghindari hal ini, salah satunya yaitu memastikan apakah URL atau alamat websitenya memang benar punya bank yang bersangkutan, contoh: site punya Bank Mandiri adalah www.bankmandiri.co.id, kalau selain itu berarti palsu, misalnya www.bankmandiri.com, www.benkmandiri.co.id (hampir mirip to…). Tips lain adalah jangan sembarangan memberikan data kita (nama lengkap, alamat, telepon, dll) ke suatu website, karena bisa saja disalah gunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Ada sedikit session yang lucu dimana ketika pak Onno menyebut para hacker dengan sebutan Kita, yang berarti menunjukan bahwa beliau juga termasuk anggota para hacker tapi Hacker yang berakhlak ha ha ha…., Semua yang ada tertawa dan saya juga ikut tertawa, apa lagi ketika melihat ketawa culunnya pak Onno yang di close up.. ha ha ha..

Ok.. itu aja yang saya lihat, kurang lebihnya mohon maaf..

Filed under: Journey